Ditulis oleh Emanuel Ola Sanga pada 30 Mar 2026, 04:52
TENTANG BUKU INI:
WELI TANA NUAÑ NÉBOÑ ADA’ NARA Mencari Akar Peradaban Dunia dalam Ungkapan dan Cerita Purba karya EMANUEL OLA SANGA adalah sebuah pencarian mendalam akan nilai tutur dan ritual-ritual yang dilakukan masyarakat Lamaholot, terkhusus masyarakat Adonara. Penulis memberikan sebuah tesis yang jelas: Adonara (Lamaholot) adalah awal mula peradaban dunia.
Menggunakan cerita-cerita purba warisan leluhur, penulis membuat argumentasi atas peradaban-peradaban yang menyebar di seluruh dunia, dan kisah-kisah warisan leluhur itu mencapai titik temu dengan penemuan-penemuan dan sejumlah buku yang ditulis baik oleh orang Indonesia maupun luar Indonesia tentang awal mula peradaban di dunia.
Penulis terinspirasi dari buku yang ditulis oleh Padre Yoseph Muda, SVD, berjudul “Ata Lamaholot, Dalam Sorotan Budaya Dunia”. Imam Katolik asal Adonara ini mengisahkan secara mendalam perkembangan peradaban di belahan dunia lain dan mengaitkannya dengan peradaban di tanah Lamaholot. Ia mendasari tulisannya dari hasil penyelidikan James Churchwrd (seorang penyelidik peradaban kuno yang menerima tesis bahwa benua Atlantis dan Mu pernah ada di atas muka bumi ini sebagai cikal bakal peradaban dunia).
Beberapa alasan Padre Yosep Muda, SVD, mendasari tulisannya dari hasil penyelidikan James Chuchward adalah: Pertama, bahwa bahan bahan yang disodorkan dalam buku buku yang ditulis Chuchward, memberi banyak cahaya untuk memahami unsur unsur yang terkandung dalam hidup dan budaya Ata Lamaholot khususnya dan budaya Nusantara (Indonesia) pada umumnya.
Kedua, Jalan pikiran Churchward mengambil arah yang sama dengan kitab suci, yakni bahwa sebuah Peradaban Ibu sebut saja Taman Firdaus telah mencapai titik perkembangan demikian tinggi, dan manusia hidup dalam kebahagiaan yang sempurna. Terjadilah sebuah musibah yang menimpa peradaban perdana tersebut, sebut saja dosa asal atau air bah, maka hilanglah kebahagiaan dan musnalah ibu pertiwi.
Ketiga, secara khusus, sama seperti kitab suci dan peradaban budaya dunia lainnya, Churchward menempatkan manusia dalam kategori unik ciptaan khusus dari Sang Ilahi. Pada titik ini Churchward menolak teori evolusi sebagai sesuatu yang tidak mungkin menurut hukum alam. Pandangannya tentang penciptaaan manusia sejalan dengan kisah penciptaan manusia dalam kitab suci.
Dari hasil pengalaman hidup sebagai Ata Lamaholot dan penelusuran dengan dasar tulisan James Churchward, Padre Yosep mengamini bahwa segala peradaban di atas dunia ini berasal dari satu peradaban ibu, dan peradaban Ata Lamaholot berasal dari peradaban tersebut, atau peradaban Ata Lamaholot merupakan bara api yang berasal dari peradaban ibu yang pernah ada di atas muka bumi ini namun sudah tenggelam dan hilang.
Semoga buku ini bisa membuka ruang diskusi yang lebih luas tentang peradaban di Indonesia dan Lamaholot. Selamat Membaca.